Saturday, May 11, 2013

SYDNEY - Para penduduk Australia beruntung bisa melihat fenomena gerhana matahari pada hari ini, Jumat (10/5/2013). Gerhana matahari yang memunculkan "cincin api" di wilayah Australia utara ini merupakan kali kedua dalam enam bulan terakhir.

Dilansir Nbcnews, Jumat (10/5/2013), peristiwa ini bisa muncul sebab Bulan berada di antara Bumi dan Matahari dalam satu garis lurus. Berdasarkan catatan peneliti, gerhana matahari yang pernah nongol di Australia pada November merupakan gerhana matahari total.

Gerhana matahari total ini menarik minat para wisatawan dan astronom untuk menuju wilayah di Australia guna menyaksikan fenomena tersebut. Gerhana matahari total mengakibatkan suatu area menjadi gelap di siang hari.


Gerhana matahari yang terjadi pada Jumat ini dikatakan sebagai gerhana matahari 'annular' (berbentuk gelang). Gerhana ini tidak dianggap sebagai fenomena dramatis seperti yang pernah terjadi di November, karena Bulan ini terlalu jauh dari Bumi.

Tidak seperti gerhana matahari total yang pada dasarnya tampak mengubah siang menjadi malam secara sementara, gerhana annular hanya meredupkan sinar matahari. "Sebuah gerhana total secara keseluruhan jauh lebih spektakuler, jauh lebih emosional," tutur Andrew Jacob, seorang astronom di Observatorium Sydney.

Di Australia bagian barat, ilmuwan dan penduduk setempat bisa menyaksikan gerhana yang menghasilkan bayangan selebar 200 kilometer saat fajar tiba. Bayangan Bulan ini kemudian bergerak ke timur untuk kemudian menuju Papua Nugini, Kepulauan Solomon, serta pulai kecil Kiribati. Bayangan Gerhana Matahari ini berakhir hingga ke Samudera Pasifik.

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar anda.

100 Artikel Terbaru


Buku Tamu

Facebook Page

Total Page Views

Popular Post